TM 5 & 6. PEMBELAAN DIRI
PEMBELAAN DIRI
1. PembelaanDiri(Depdikbud Dirjen DiktiPencakSilat,1992:75-76)
Pembelaan diri merupakan prinsip utama dalam olahraga pencak silat, sehingga perlu diperkuat landasannya terlebih dahulu. Dasar-dasar hindaran/ elakan dan tangkisan harus ditanamkan dan dihayati, yang memperkuat pembelaan aktif dan serangan balasan serta teknik-teknik lainnya. Prinsip pembelaan ini harus dipupuk menjadi sikap pandangan pembelaan diri secara mental/ ke-jiwaaan secara teknik. Dalam pembelaan harus memperhatikan bentuk serangan lawan, arah serangan, jarak serangan, ketepatan dan kemantapan pembelaan.
Pembelaan diri terdiri dari : pembelaan dasar, pembelaan lanjutan dan pembelaan tinggi.
a. Pembelaan dasar :
1) Hindaran dan elakan
2) Tangkisan
b. Pembelaan lanjutan :
1) Tangkisan
2) Jatuhan
3) Kuncian
4) Lepasan
c. Pembelaan tinggi :
1) Hambatan/ pra gerak
2) Sambut
3) Penguasaan
2. Pembelaan Dasar
(Depdikbud Dirjen DiktiPencakSilat,1992:76-90)
A. Hindaran
Hindaran adalah suatu usaha pembelaan dengan cara memindahkan bagian-bagian tubuh yang menjadi sasaran serangan. Hindaran mempunyai unsur : kuda-kuda, sikap tubuh dan sikap tangan
Hindaran ke arah 8 penjuru mata angin.
Lintasan serangan lawan dipindahkan ke arah 8 penjuru mata angin.
Hindaran ke arah 8 penjuru mata angin dapat dilakukan dengan cara : hadap, sisi, angkat kaki, dan kaki silang.
1. Hindar, hadap yaitu menghindar dengan memindahkan kaki, sehingga posisi tubuh menghadap lawan.
2. Hindar sisi, menghindar dengan memindahkan kaki sehingga posisi tubuh menyamping lawan.
3. Hindar angkat kaki, menghindar dengan cara angkat kaki.
4. Hindar kaki silang, menghindar dengan memindahkan kaki secara menyilang.
Pengembangan hindaran dasar dengan kembangan unsur kuda-kuda, sikap tubuh, sikap tangan dalam kesatuan pembelaan.
A. Elakan
Elakanadalahusahapembelaan yang dilakukandengansikap kaki yang tidakberpindahtempatatauberpindahnamunkembaliketempatsemula.
MacamElakan, terdiridari :
➔Elakanbawah
➔Elakanatas
➔Elakansamping
➔Elakanbelakang
Keterangan :
1. Elakanbawah
a. Mengelakdariseranganlawanpadabagiantubuhatas.
b. Merendahdiridengansikaptungkaiditekuktanpamemindahkanletakpijakan kaki.
c. Disertaisikaptubuhdansikaptanganwaspada
2. ElakanAtas
a. Mengelakdariseranganlawanpadabagiantubuhbawah
b. Mengangkatkeduaatausalahsatu kaki ( dengansikaptungkaiditekukketikamegangkatkedua kaki )
c. Disertaisikaptubuhdansikaptanganwaspada
d. Mendaratdengan kaki salingmenyusulataudengankedua kaki
3. Elaksamping
a. Mengelakdiridariseranganlawanarahlurusdepandanatas
b. Dari sikapkangkang, memindahkantubuhkesampingdenganmerubahsikaptungkai (kuda-kuda)
c. Disertaidengansikaptubuhdansikaptanganwaspada
4. Elakbelakang
a. Mengelakdiridariseranganlawanarahlurusdepandansamping
b. Dari sikapkuda-kudadepan, menimbulkantubuhkebelakang
c. Disertaidengansikaptubuhdansikaptanganwaspada
B. Tangkisan
Tangkisan adalah usaha pembelaan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan serangan. Kontak langsung itu, bertujuan :
1. Mengalihkan serangan dari lintasannya
2. Membendung atau menahan serangan, jika terpaksa
Sikap menangkis selalu disertai sikap kuda-kuda dan sikap tubuh dengan menggunakan :
1. Satu lengan
2. Siku
3. Dua lengan
4. Kaki
Terhadap serangan yang mempunyai bentuk dan lintasan yang bermacam-macam, maka tangkisan ada bervariasi :
1. Posisi tinggi atau rendah
2. Dengan tangan terbuka atau mengepal
3. Arah ke dalam atau keluar
Unsur-unsur lainnya yang penting :
1. Sikap tangan atau kaki
2. Sikap kuda-kuda
3. Sikap tubuh
1) Tangkisan satu lengan
Terdiri dari :
- Tangkisan luar, dari dalam keluar
- Tangkisan dalam, dari luar ke dalam
- Tangkisan atas, dari bawah ke atas
- Tangkisan bawah, dari atas ke bawah
3) Tangkisan Dua lengan
Terdiri dari :
4) Tangkisan kaki
Terdiri dari :
- Tutup samping
- Tutup depan
- Tutup buang luar
- Busur luar/dalam
-







Comments
Post a Comment