TM 7. SERANGAN
BAB VIII. SERANGAN
1. SERANGAN(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:95)
Pengertian serangan adalah usaha pembelaan diri dengan menggunakan lengan/tangan atau tungkai/kaki untuk mengenai usaaha sasaran tertentu pada tubuh lawan.Serangan dapat dibagi jenisnya berdasarkan alat yang digunakan untuk melakukan serangan, yaitu:
- Serangan lengan/tangan yang lazim disebut pukulan.
- Serangan tungkai/kaki yang lzim disebut tendangan.
Terdapat pula teknik serangan dengan menggunakan bagian dari lengan atau tungkai, yaitu: sikuan, lututan, sapuan, kaitan, dan guntingan. Setiap serangan mempunyai unsur :
● Sikap tangan/ kaki sebagai alat serang
● Sikap kuda-kuda
● Sikap tubuh
2. SERANGAN LENGAN(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:95-98)
Serangan lengan dibagi menjadi :
a. Serangan tangan :
Dibagi berdasarkan arah serangan melalui lintasan :
1) Depan 3) atas
2) Bawah 4) Samping
Serangan lengan/tangan biasanya disertai dengan sikap kuda-kuda depan dengan melangkah kedepan atau serong kiri/kanan. Bergantian kiri/kanan, berdasarkan arah 8 (delapan) penjuru mata angin.
1) Melaui depan :
Antara lain :
● Tebak, pukul telapak tangan
● Tinju, tangan dikepalkan
● Dorong, dua telapak tangan
● Sodok, telapak tangan telentangan
● Totok, bentuk tangan mencengkram rapat.
2) Melaui bawah :
Antara lain :
● Bandul/ catok (upper cut dalam tinju)
● Sanggah, pangkal telapak tangan, serangan dagu
3) Melalui samping
Antara lain :
● Pedang, sisi telapak tangan
● Tampar, telapak tangan
● Bandul, dari samping
● Kepret, punggung tangan
Serangan tangan melalui samping
3. SERANGAN SIKU(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:98-100)
Serangan dengan siku jarak antara kita dengan lawan dekat. Serangan dengan menggunakan siku dapat dilakukan dengan arah serangan ke :
- Depan - Serong
- Samping - Atas
- Belakang - Bawah




Comments
Post a Comment